Dear all, ini adalah note pribadi di account Facebook saya. Saya coba share, moga-moga kalau ada yang membaca tidak tersinggung, sebaliknya justeru berusaha mengambil pelajaran yang ada. Thanks. Umi Halimah Saadah >Mampuono Rasyidin Tomoredjo: 1001 orang kagum dg kepiawaian Pak Mampu di bidang IT, tapi aq akan mengaguminya dr sisi kepiawaian Bhs. Inggris saja. Pak, di mana, dg siapa dan gmn caranya Bapak belajar bhs inggris? JAWABAN BAPAK SANGAT SAYA BUTUHKAN SAAT INI. Sekarang aq lg ada masalah gara2 tdk bisa bhs. inggris. Pak Mampuono orang jawa, bahkan lebih jawa dr saya (dr namanya :) ). Kalau pak Mampu bisa brarti aq jg berpluang untuk bisa dong. Jawab sejujurnya ya Pak Mampuono, aq sangat butuh bantuan. Matur nuwun sanget.
JAWABAN: -
Mampuono Rasyidin Tomoredjo KEDUA Tiada hari tanpa listening Bahasa Inggris. Saya sempatkan listening terhadap film barat di TVRI yang tentu saja dialognya dalam Bahasa Inggris (adanya saat itu cuman TVRI) selama 2 jam saban malam dan saya sempatkan juga listening di radio luar negeri 2 jam saban pagi. Bagi kawan-kawan yang usianya sgenerasi dengan saya pasti tahu bahwa pada tahun-tahun 1994-an setiap jam 21.30 setelah siaran Dunia Dalam Berita biasanya diputar film-film barat. Kegiatan listening Bahasa Inggris saya mungkin bermula dari pemahaman kurang dari 0,00001%, tetapi karena saya rutinkan maka kemampuan listening Bahasa Inggris saya lambat laun meningkat pesat. Saya bahkan juga mulai menirukan sepersis mungkin Bahasa Inggris yang diucapkan para pelaku di film-film tersebut. Dengan bangga saya bisa mnyebut bahwa bintang film HUNTER adalah salah satu guru native speaker saya :). Pagi harinya, mulai jam 04.00-06.00 saya ndengerin BBC, Radio Australia, dan VOA. Lama-lama karena kegiatan itu jadi kebiasaan akhirnya saya mulai paham dengan sendirinya tentang materi yang ada di dalamnya.
Mampuono Rasyidin Tomoredjo KETIGA Saya mulai membaca apa saja asal artikelnya dalam Bahasa Inggris. Mulai dari buku kimia Bahasa Inggris terbitan LN Macam Organic Chemistry karangan LG Wade Jr dan General Chemistry karangan Dareel Ebbing yang setebal 800 halaman, novel-novel picisan Bahasa Inggris, cerita rakyat Bahasa Inggris, koran The jakarta Post bekas, sampai majalah Hello bekas yang saya beli Rp. 1000 dapat tiga. Pendeknya saya baca semua yang berbau Bahasa Inggris, gak peduli baru, bekas, kertas pembungkus, botol atau kaleng bekas, plastik makanan, dll semua saya lalap! Karena itu kemana-mana saya selalu sambil sangu kamus Bahasa Inggris. Khusus "kitab" Majalah Hello bekas, pikir saya kalau saya "khatam" satu majalah Bahasa Inggris, insya Allah saya akan mudah mengkhatamkan yang lain karena Bahasa Inggris nya kurang lebih sama. Dan kenyataannya memang benar-benar demikian.Mampuono Rasyidin Tomoredjo KEEMPAT Saya mulai "GILA" dengan selalu berbicara dalam bahasa Inggris di mana ada kesempatan, terutama sekali ketika saya berada dalam perjalanan. Caranya? Saya tutup helm cakil saya, lalu mulai "ngedumel" dan "ndremimil" dalam bahasa Inggris. Yang saya ucapkan adalah dialog-dialog dalam film atau radio dan saya ulang-ulang sepersis mungkin (hingga akhirnya saya menemukan berbagai metode gila cara belajar English yang sukses). Kalau orang lain memaksa bahasa Inggris ke dalam aksen bahasa Jawa atau bahasa Indonesia, saya justeru sebaliknya. Saya berbicara dalam bahasa Jawa atau bahasa Indonesia dengan logat asing. Kita menamainya logat Asindo (asing-Indonesia) sebagaimana yang dilakukan olah Cinta Laura atau Christian Gonzales. Pendeknya kalau mereka asli sedangkan saya memang sengaja meniru agar nantinya pronunciation saya lebih OK.Mampuono Rasyidin Tomoredjo KELIMA Saya juga menulis segala hal dalam Bahasa Inggris. Dari surat wasiat sampai cinta pada diri sendiri semuanya saya tulis sebanyak mungkin dan sepanjang mungkin dalam Bahasa Inggris. Selanjutnya saya akan baca dan edit lagi sampai saya rasa pantas dan puas. Tidak lupa saya juga memperdalam 16 tenses Bahasa Inggris dan mempelajari lagi semua grammar yang pernah saya terima. Semua saya baca dan kerjakan latihan-latihannya. Sederhana saja caranya. Saya buka lagi buku-buku bahasa Inggris SMP dan SMA saya. Latihan-latihannya saya kerjakan ulang. Saya nilai sendiri. Saya remidi sendiri bila perlu. Hasilnya terbukti ketika tes masuk kuliah yang kedua dengan beasiswa DMAP (Developing Madrasah Aliyah Project) saya berada di ranking I, mengalahkan banyak teman yang dri D3 Bahasa Inggris yang tes bareng saya. Saya baru mengenal grammar tingkat perguruan tinggi ketika kuliah S-1 Penyetaraan bahasa Inggris tersebut. Saya masuk Oktober 2001 dan ujian skripsi Oktober 2002.
Mampuono Rasyidin Tomoredjo KEENAM Saya melakukan test drive trhadap kemampuan speaking Bahasa Inggris saya. caranya dengan mencoba Bahasa Inggris kepada setiap guru Bahasa Inggris yang saya jumpai. Resikonya ada dua. JIka guru tersebut kemampuannya Bahasa Inggris pas-pasan pasti agak "serik" karena merasa dites. Kalau guru itu pintar Bahasa Inggris, dia akan mengapresiasi kita. Saksi hidup saya adalah Mas Budi, guru Bahasa Inggris SMA 8 Semarang. Beliau saya datangi rumahnya di Mranggen untuk menjajal kemampuan saya ngomong Bahasa Inggris di hadapan beliau.about an hour ago · Like Affan Slfdn: saya tahu pak mampu pertama kali ketika ikut mgmp kimia di sma I semarang dah lama banget tuh, nnt saya coba praktekkan pak mampu cara bapak belajar bhs inggrisnya....... about an hour ago · Unlike · 1 Mampuono Rasyidin Tomoredjo Sorry, bukan Jawa Post tapi the jakarta Post hehe... about an hour ago · Like Mampuono Rasyidin Tomoredjo KETUJUH Belajar paling efektif adalah mengajar. Maka apapun saya lakukan agar saya bisa mengajarkan Bahasa Inggris. Mula-mula dengan mengajari remaja kampung yang mau, lalu mengajar les privat, sampai akhirnya mengajar madrasah Aliyah. DI MA Hidayatul Mubtadiin Demak inilah saya mendapatkan beasiswa DMAP sehingga akhirnya resmi dinyatakan sebagai lulusan S-1 Bahasa Inggris dengan predikat cumlaude (baca: kumlaud-kumlaudan kali, karena kuliah kurang dari 2 tahun kok sarjana. Tapi kalau ada yang mau menguji kekumlaudan saya saya persilakan hehe...combonk.com)Takdir juga akhirnya mempertemukan saya dengan SMA Semesta sehingga saya bisa praktek bahasa Inggris lebih banyak dengan orang-orang asing dan murid-murid di sana. Saya mengajar kimia dengan pengantar bahasa Inggris dan juga mengajar bahasa Inggris itu sendiri. Pada saat matrikulasi bahkan saya harus mengajar bahasa Inggris 24 jam seminggu untuk sebuah kelas. jadi saya bisa mengajar 4-6 jam per hari untuk satu kelas selama satu semester.Selepas di sana, saya juga keterima PNS sebagai guru bahasa Inggris SMP, sampai akhirnya saya juga menjadi dosen bahasa Inggris dan ICT di dua buah perguruan tinggi di Semarang. Karena kemampuan ICT yang mungkin lebih dikenal orang, akhirnya saya hijrah ke ICT. Untuk mempertahankan bahsa Inggris, saya selain menggunakan cara-cara lama, saya aktif juga berkomunikasi dengan kawan-kawandari Luar Negeri.55 minutes ago · Like
Mampuono Rasyidin Tomoredjo KEDELAPAN MANFAATKAN ICT!!!!Contoh, kita bisa gunakan Tell Me More, Business English, Encarta Encyclopaedia dengan Multimedia dictionary nya, software2 Text to Speech macam Loquendo, Text Aloud, software-softawre perekam suara macam Adobe Audition atau Cool Edit Pro, dll.ICT memang tiada duanya jika kita mau menggunakan untuk belajar bahasa, lain tidak.54 minutes ago · Like
Mampuono Rasyidin Tomoredjo Ardhi Prabowo: semakin dekat semakin besar (baca: lemu), persis mas Ardhi wkwkwkwkk... 49 minutes ago · Like
Diana Indriastuti Itu adlh ilmu yg sangat bermanfaat P Mampu. Aku akan belajar lbh giat lagi, InsyaAllah melebihi belajarnya P Mampu. 41 minutes ago · Unlike · 1
Mampuono Rasyidin Tomoredjo Ya Mbak Diana Indriastuti, ternyata penguasaan bahasa Asing sangat bermanfaat sekali. Salah satunya kita dimudahkan dalam mempelajari berbagai software secara autodidak. Lebih penting lagi ketika kita menjadi duta negara yang dikirim di berbagai even internasional, penampilan kita jadi tidak "malu-malui" hehe... Saya masih ingat ketika di Hanoi 2008, saya harus berpidato di hadapan 200 an guru dari 22 negara dari benua Asia-Australia-Afrika-Kanada, begitu turun panggung kawan-kawan dari Malaysia berbaris berjejer dan bergiliran memberi ucapan selamat. Kata mereka, "Your English is very good!" Dalam hati saya berkata, ceilee...Inggris Jowo Pak cik hehe... setidaknya mungkin Inggris Jawa terdengar lebih Inggris dari Inggris Melayu kali... Ayo Mas Pak Estu Pitarto, Mas Dodik Isdiyantoro, Fauzan A Mahanani, Arsyad Riyadi, Nura Uma Annisa, Aris Prasetyo, dll...siap-siap lho...about a minute ago · Like
<photo id="1" />
 | menarik pak, salam kenal njeh |
| |